Postingan

Fakta Ilmiah di balik Tragedi WTC

Gambar
Fakta Ilmiah di balik Tragedi WTC 15 Sep, 2008   Uncategorized Misteri Tragedi WTC Afghanistan dan Irak dirudal atas nama perang melawan terorisme. Sedangkan kita tahu, Pemerintah Taliban sampai detik-detik terakhir tembakan salvo mesin perang Amerika tetap bersikukuh tidak tahu-menahu soal Tragedi WTC.Rezim Saddam Hussain pun tidak memiliki senjata pemusnah massal seperti dituduhkan Washington. Bahkan, Kepala Tim Inspeksi Senjata Nuklir Mayjen Keith Dayton yang dikirim oleh Pentagon dengan 1.400 pakar nuklir juga tak menemukan secuil molukel atom di Irak. Jadi, gempuran ke Kabul dan Baghdad menyisakan misteri tersendiri. Hal ini sama misterinya dengan Peristiwa 11 September 2001 itu sendiri. Ada sejumlah pertanyaan yang sangat layak diajukan: benarkah Gedung WTC di New York hancur akibat hantaman pesawat?

Fakta di Balik 11 September

Tak terasa sepuluh tahun berlalu sejak 19 teroris Al-Qaeda membajak empat pesawat penumpang komersial Amerika Serikat (AS) dan menabrakkan mereka ke Menara Kembar World Trade Center (WTC) dan Pentagon. (Pesawat keempat, yang seharusnya diarahkan ke Gedung Parlemen AS atau Gedung Putih, jatuh di sebuah ladang kawasan pedesaan di Pennsylvania dan menewaskan seluruh penumpang di dalamnya).

Pentagon ditabrak atau diBOM

Gambar
Pentagon ditabrak atau diBOM ? 11,849 views Ditulis oleh Agam Rosyidi dalam 11 September 2006 · 51 Komentar Tepat 5 tahun yang lalu, 11 September 2001 Pentagon diklaim ditabrak pasawat American Airlines dengan nomor penerbangan 77 dan menewaskan 189 orang. Meskipun sudah lima tahun berlalu, berita yang sudah hampir terlupakan ini justru menimbulkan kontroversi, beberapa pengamat yang KRITIS, mengungkap kebenaran pristiwa ini.

Bom dan Teror

27 April 1999 Siapa Suruh Teror Jakarta Jakarta ramai diguncang teror. Biasa, datangnya dari penelepon gelap, yang mengancam akan meledakkan bom di sejumlah lokasi publik. Sabtu malam pekan lalu, misalnya, operator pertokoan Sarinah di Jalan Thamrin menerima suara sangar: bangunan berlantai tujuh itu akan dirontokkan. Siapa orangnya yang tak ketakukan mendengar gertakan ini? Simak saja angka berikut. Selama kuartal pertama tahun ini saja setidaknya tercatat 72 ancaman berkumandang dari balik telepon. Frekuensinya, menurut data dari Polda Metro Jaya, bahkan meninggi di siang hari bolong. Kebanyakan sasaran tertuju pada gedung pemerintah dan kantor swasta, disusul tempat belanja, rumah sakit, hotel, bank, bahkan tempat ibadah. Pendek kata, di mana saja, kapan saja. Teror agaknya tak mengenal lokasi. Juga waktu. Yang nyata-nyata meledak dan paling menggegerkan terjadi di lantai dasar perkantoran Masjid Istiqlal, Senin sore pekan lalu. Bangunan masjid itu tak ada yang...

Era Baru

Gambar
Jum'at, 16 Mar 2012 (? from this blog) Kejanggalan Bom Ulil-JIL, Rekayasa Sudutkan Ba'asyir JAKARTA (voa-islam.com) – Markas Jaringan Islam Liberal (JIL) diberi kado bom yang dikemas dalam buku tebal, Selasa (15/3/2011). Paket itu ditujukan kepada Ulil Abshar Abdalla pendiri JIL, dialamatkan ke kantor KBR 68 H, Jl. Utan Kayu 68 H, Jakarta Timur. Paket itu datang pukul 10 WIB di resepsionis. Paket berbungkus sampul cokelat tersebut berisi buku berjudul ”Mereka Harus Dibunuh karena Dosa-dosanya terhadap Kaum Muslimin.” Ketika dibuka, di dalam buku ada kabel, jam dan batere. Penemuan ini langsung dilaporkan kepada satpam, yang meneruskan laporan itu ke Kepolisian setempat. Sekitar pukul 16.05 WIB, bom meledak di. Akibat paket bom itu, tangan Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Dodi Rahmawan itu terputus. Ketika itu, paket tersebut sedang diperiksa polisi dengan metal detector, ternyata alat itu berbunyi dan bom itu gagal dijinakkan. Di s...
Teror Bom di Indonesia 1999 2 Januari 1999: Toserba Ramayana, Jalan Sabang, Jakarta Pusat. Pelakunya adalah V.M. Rosalin Handayani dan Yan Pieterson Manusama, pengusaha yang dilatar-belakangi motif sengketa pribadi. Bahan peledak bom adalah TNT. 9 Februari 1999: Mal Kelapa Gading, Jakarta. Siapa pelaku dan apa motif bom yang berbahan peledak TNT itu, tidak diketahui. 15 April 1999: Plaza Hayam Wuruk, Jakarta Barat. Pelakunya adalah Ikhwan, Naiman, Edi Taufik, Suhendi, dan Edi Rohadi, anggota kelompok yang disebut-sebut sebagai Angkatan Mujahidin Islam Nusantara (AMIN) pimpinan Eddy Ranto. Motif pemboman adalah kriminal (perampokan). Kelompok AMIN ini juga dituduh meledakkan Istiqlal. Anehnya, dalam kasus ini, motifnya diputuskan sebagai kriminal. Bahan peledak ramuan KCl03 (kalium klorat) dan TNT. 19 April 1999: Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Pelakunya adalah Eddy Ranto alias Umar, 40 tahun yang juga diduga sebagai otak perampokan Bank BCA Taman Sari, Jakarta dan peledakan satu wart...

Bom Bali I (Tahun 2002)

BOM Bali I Dua bom berkekuatan dasyat telah mengguncang Bali pada 12 Oktober 2002. Lebih dari 200 orang tewas akibat peristiwa tragis itu. Tak cuma itu, lebih dari 200 orang lainnya luka-luka baik ringan maupun parah. Jika dihitung-hitung, bom yang meledak di dua tempat hiburan di Jalan Legian, Kuta, Bali itu tepat 1 tahun, 1 bulan dan 1 hari setelah bom yang mengguncang World Trade Center (WTC) Amerika Serikat. Tak cuma warga di Indonesia, dunia pun bergetar mendengar kabar ini. Berikut kronologi peristiwa bom yang mengguncang dunia itu: 12 Oktober 2002 Paddy's Pub dan Sari Club (SC) di Jalan Legian, Kuta, Bali diguncang bom. Dua bom meleda dalam waktu yang hampir bersamaan yaitu pukul 23.05 Wita. Lebih dari 200 orang menjadi korban tewas keganasan bom itu, sedangkan 200 lebih lainnya luka berat maupun ringan. Kurang lebih 10 menit kemudian, ledakan kembali mengguncang Bali. Pada pukul 23.15 Wita, bom meledak di Renon, berdekatan dengan kantor Konsulat Amerika Serikat. Namun tak a...